Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau
mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan
komputer. Karena pentingnya konsep dasar sistem bilangan dengan basis
yang berbeda sehingga juga diajarkan atau diperkenalkan kepada siswa
SMK/SMA atau bahkan siswa SMP.
Artikel Shalat
Artikel Tentnag shalat
A. ARTI
SHALAT
Menurut
bahasa, shalat berarti do'a sedang menurut syara' berarti menghadap jiwa dan
raga kepada Allah;
MAKALAH PERKEMBANGAN PERANGKAT TI
BAB I
PENDAHULUAN
Menurut sejarahnya Perangkat Teknologi Informasi dan Komunikasi sudah ada bersamaan lahirnya peradaban manusia. Pada jaman prasejarah manusia memerlukan alat komunikasi misalnya dengan menggunakan bahasa isyarat yang terbukti dengan adanya prasasti gambar telapak tangan yang terdapat di batu batuan maupun pada dinding goa.
TEKNIK-TEKNIK PENGOLAHAN DATA
TEKNIK-TEKNIK PENGOLAHAN DATA
1. Batch Processing System
Adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch.
Contoh : e-mail dan transaksi batch processing.
2. Database system
Kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Contoh : Program pada mesin kasir/ Infentori data mini market
1. Batch Processing System
Adalah suatu model pengolahan data, dengan menghimpun data terlebih dahulu dan diatur pengelompokkan datanya dalam kelompok-kelompok yang disebut batch.
Contoh : e-mail dan transaksi batch processing.
2. Database system
Kumpulan informasi yang disimpan di dalam komputer secara sistematik sehingga dapat diperiksa menggunakan suatu program komputer untuk memperoleh informasi dari basis data tersebut.
Contoh : Program pada mesin kasir/ Infentori data mini market
TUGAS MATA KULIAH ORGANISASI & ARSITEKTUR KOMPUTER
Label:
Organisasi Komputer
I. Evolusi Arsitektur Komputer
1. Perspektif Historis
Di antara demikian banyak pemahaman tentang arsitektur, arsitektur dikenal juga sebagai suatu tradisi yang berkembang. Dari waktu ke waktu wajah arsitektur selalu mengalami perubahan. Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan dan pengembangan arsitektur tidak hanya berupa keadaan eksternal, tetapi juga keadaan internal. Dsini kita membahas mengenai evolusi arsitektur pada komputer. Arsitektur dari
1. Perspektif Historis
Di antara demikian banyak pemahaman tentang arsitektur, arsitektur dikenal juga sebagai suatu tradisi yang berkembang. Dari waktu ke waktu wajah arsitektur selalu mengalami perubahan. Hal-hal yang mempengaruhi perkembangan dan pengembangan arsitektur tidak hanya berupa keadaan eksternal, tetapi juga keadaan internal. Dsini kita membahas mengenai evolusi arsitektur pada komputer. Arsitektur dari
PEMBANGUNAN PERANGKAT LUNAK UNTUK MELAKUKAN MIGRASI DATA PADA BASIS DATA MS ACCESS KE MySQL DAN ORACLE
Label:
Mata Kuliah Basis Data
Abstrak
Pesatnya perkembangan perangkat
lunak Sistem Manajemen Basis Data (Database Management System - DBMS) pada
saat ini banyak sekali pilihan produknya. Dengan beragamnya pilihan produk DBMS
menjadikan kehadiran akan kebutuhan perangkat lunak yang dapat melakukan
migrasi data dari satu produk ke produk lain sangat diperlukan. Migrasi data
dapat diartikan sebagai melakukan suatu proses perpindahan data yang ada di
dalam basis data sedemikian rupa, sehingga data dapat digunakan lagi dengan
menggunakan perangkat lunak DBMS lain yang berbeda.
Pengantar Struktur Query Language (SQL)
Label:
Basis Data
Pengantar Struktur Query Language (SQL)
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
SQL (Structured Query Language) adalah sebuah bahasa yang digunakan untuk mengakses data dalam basis data relasional. Bahasa ini secara de facto merupakan bahasa standar yang digunakan dalam manajemen basis data relasional. Saat ini hampir semua server basis data yang ada mendukung bahasa ini untuk melakukan manajemen datanya.
Pengertian Basis data dan Tipe Data Oracle , Sql Server, Mysql, Acces.
Label:
Basis Data
Pengertian Basis data dan Tipe Data Oracle , Sql
Server, Mysql, Acces.
Pengertian basis data oracle
Basis data Oracle adalah basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).
Pengenalan SQL Bagi Pemula
Label:
Basis Data
SQL (Structured Query Language) merupakan sebuah bahasa pemograman non-prosedural yang digunakan dalam RDMS (Relation Database Management System).
Untuk apakah kita mempelajarinya ???
Pertama SQL merupakan bahasa de-facto bagi RDMS, termasuk yang populer saat ini seperti Oracle, Access,MySQL, Postgresql, Interbase, Sybase dan sebagainya. Selain itu SQL bersifat Powerfull dan efisien untuk mengakses data, dan yang menjadi lebih penting bahasa yang satu ini sangat mudah untuk dapat dipelajari oleh orang non-IT sekalipun, hal ini wajar karena seperti yang dapat kita buktikan bahwa kedekatannya akan bahasa manusia merupakan kelebihan yang dimiliki oleh SQL.
SQL adalah bahasa yang digunakan untuk membuat, memodifikasi, bahkan sampai menghapus data. SQL awalnya dikembangkan oleh E.F.Codd, dengan nama Structured English Query Langguage (SEQL,baca sequel). Walaupun penelitian tersebut dilakukan oleh orang IBM tidak serta merta mereka mengimplementasikannya. SQL mempunyai standard: ANSI SQL dan bagi setiap RDMS memiliki “dialek” dan extension tersendiri.
SQL merupakan sekumpulan bahasa yang masing-masing didisain untuk keperluan tertentu. Jenisnya antara lain:
Data Definition Langguage (DDL), ia digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek database. Pernyataan DDL terdiri atas CREATE, ALTER, DROP, RENAME, dan TRUNCATE.
Data Manipulation Langguage (DML), ia digunakan untuk mengubah data yang ada didalam database. Pernyataan DML meliputi INSERT, UPDATE, SELECT dan DELETE. Beberapa tambahan untuk DML yang banyak digunakan dalam mengendalikan transaksi data, yaitu COMMIT, ROLLBACK, dan SAVEPOINT.
Data Control Langguage (DCL), ia digunakan untuk memberikan hak dalam melakukan pekerjaan yang terkait dengan database dan hak untuk memanipulasi obyek database. Pernyataan yang termasuk dalam golongan antara lain GRANT dan REVOKE.
Untuk tahap awal ini sebaiknya kita membahas SELECT terlebih dahulu, karena yang satu ini merupakan suatu steatment yang sering digunakan. Agar steatment ini dapat kita gunakan maka terlebih dahulu kita membuat sebuah table (asumsi anda sudah memiliki database dan steatment bedialek ORA). Untuk pengolaan database dan table akan dibahas pada sesi selanjutnya secara spesifik lagi.
CREATE TABLE MAHASISWA (
NIM CHAR(9),
NAMA VARCHAR(25),
TMP_LAHIR VARCHAR(25),
TGL_LAHIR DATE,
TINGGI NUMBER(3),
CONSTRAINT PK_MAHASISWA PRIMARY KEY (NIM));
Lalu kita insert-kan beberapa data
INSERT INTO MAHASISWA VALUES (’000456678′, ‘ANDRI INDRAWAN’, ‘TANGERANG’, TO_DATE(’12-03-1985′,’DD-MM-YYYY’), 165);
Lakukan berulang-ulang hingga beberapa data yang kita inginkan berada pada tabel. Untuk mengecek apakah data tersebut sudah ada dalam tabel dan kita ingin memanipulasinya sedemikian rupa, simak pembahasan dibawah ini.
Select
Merupakan statement SQL yang paling banyak digunakan dalam RDMS dan merupakan ke kategori DML, adapun format umum dari statement ini yaitu SELECT [nama field] FROM [nama tabel] WHERE [kondisi], catatan:
Gunakan SELECT *, jika semua field ingin ditampilkan.
Jika semua record ingin ditampilkan hilangkan bagian WHERE
Contoh: SELECT * FROM MAHASISWA;
SELECT nama FROM mahasiswa; (hanya mengambil field nama saja)
SELECT nim,nama FROM mahasiswa; (hanya mengambil nim,nama mahasiswa)
Gabungan Field
Oracle: SELECT nim||nama FROM MAHASISWA;
MySQL: SELECT concat(nim,nama) FROM MAHASISWA;
Access: SELECT nim+nama FROM MAHASISWA;
Select Distinct & Order By
SELECT DISTINCT TINGGI FROM MAHASISWA; yaitu menampilkan tinggi yang unik / tidak ada duplikasi tinggi
SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY TINGGI; yaitu data permintaan diurutkan berdasarkan tinggi badan
SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY TINGGI ASC, NAMA DESC; yaitu diurutkan berdasarkan tinggi secara ascending (menaik), berikutnya NAMA secara descending (menurun)
WHERE
SELECT nim,nama FROM mahasiswa WHERE nim=’123′;yaitu (hanya mengambil nim,nama mahasiswa dengan kondisi nim-nya adalah ’123′)?
Operator seleksi yang dapat digunakan:
=, >, <, >=, <=, <>, LIKE, BETWEEN
Operator lojik yang dapat digunakan:
AND, OR, NOT
Contoh:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE TINGGI>=150 AND TINGGI <=160;
Contoh:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NOT((NIM = ’123′) OR (NIM = ’124′));
Untuk kondisi (where), penggunaan fungsi LIKE dalam upaya pengambilan suatu data yang mungkin serupa secara umum berformat
SELECT [nama field] FROM [nama tabel] WHERE [kondisi (nama_field LIKE parameter_isi_field)]
Adapun dalam dialek yang dapat kita ketahui diantaranya:
Oracle, MySQL:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ‘%NDR%’; dimana % artinya: nol, satu atau lebih karater
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ?ANDR_’; dimana _ artinya : tepat satu karakter
MS Access:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ?*NDR*’; dimana * artinya : nol, satu atau lebih karater
SELECT * FROM MAHASISWA? WHERE NAMA LIKE ?ANDR?’; dimana ? Artinya : tepat satu karater
Sedangkan untuk kondisi pengambilan data dengan parameter terukur pasti dapat kita gunakan fungsi IN dan BETWEEN
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE nim IN (’123′,’124′); yaitu tampilkan nim 123 dan nim 124
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE nim NOT IN (’123′,’124′); yaitu tampilkan selain nim 123, dan 124
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE tinggi BETWEEN 150 AND 160; yaitu tampilkan mahasiswa dengan tinggi antara 150 dan 160
Dalam menggunakan SELECT dan WHERE, terdapat beberapa fungsi khusus yang dapat kita gunakan dalam pengambilan data termanipulasi. Adapun fungsi yang paling umum dan sering digunakan ialah fungsi string dan tanggal.
Fungsi String
UPPER?digunakan untuk mengubah isi field bertipe data char/ varchar jadi huruf besar.
select UPPER(NAMA) from MAHASISWA where UPPER(NAMA) = ‘ANDRI’;
Catatan untuk konstanta string, di dalam ORA penggunaan fungsi ini senantiasa harus menggunakan satu tanda petik ‘ ‘ sedangkan dalam MySQL dapat satu maupun dua tanda petik ” ” dan ”.
select UPPER(NAMA) from MAHASISWA where UPPER(NAMA) = “ANDRI”;
Selain fungsi UPPER masih terdapat fungsi yang lainnya, LOWER, LENGTH, SUBSTR, dan khusus untu ORA ada fungsi INITCAP yaitu fungsi untuk title case (huruf pertama kapital).
Contoh: substr(‘ANDRI INDRAWAN’,2,4) hasilnya adalah ‘NDRI’ (mulai dari karakter dua sebanyak tiga karakter)
Fungsi Tanggal
Secara default fungsi tanggal dalam ORA (TGL_LAHIR dalam type STRING) yaitu
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = ’30-01-1975′;
Sedangkan dalam dalam MySQL (TGL_LAHIR dalam type STRING) berformat
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = ’1975-01-30′;
Dalam ORA, konversi data bertipe data string (char/varchar) ke date (tanggal) menggunakan TO_DATE, begitupun sebaliknya untuk date ke string menggunakan TO_CHAR
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = TO_DATE(’1975-01-30′,’YY-MM-DD’);
select TO_CHAR(TGL_LAHIR,’DD-MM-YYYY HH24:MI:SS’) from MAHASISWA;
Dalam MySQL, konversi data string ke date menggunakan STR_TO_DATE
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = STR_TO_DATE(’30-01-1975′,’%d-%m-%Y’);
Sendangakan untuk tipe data DATETIME dalam MySQL menggunakan DATE_FORMAT
select DATE_FORMAT(TGL_LAHIR, ‘%d-%m-%Y? %H:%m:%s’) from MAHASISWA;
Hasilnya akan berupa : 07-07-2005 19:20:12
Selain hal yang diatas, dibawah ini adalah beberapa point yang penting dalam fungsi tanggal di ORA dan MySQL:
Tanggal hari ini:
MySQL: CURDATE()
ORA: sysdate
Mengambil tanggal,bulan atau tahun:
contoh: EXTRACT (year from [namafield]);
ORA: ADD_MONTHS, LAST_DAY, MONTHS_BETWEEN, NEXT_DAY, ROUND, dst.
MySQL: DATE_ADD,DATE_SUB,EXTRACT, dst.
Khusus untuk ORA :
Oracle menyimpan tanggal dalam bentuk gabungan tanggal dan waktu (jam menit det) yaitu Tipe DATE
Tanggal menjadi bagian integer, waktu menjadi bagian pecahan.
Tanggal dapat digunakan dengan operator =, <, >,<=,>=.
Jika tanggal disimpan dalam bentuk tanggal dan waktu.
Contoh: 30-12-2005 15:20:20
Maka untuk menghasilkan nilai TRUE pada pencarian, harus juga menggunakan waktu atau menggunakan TRUNC (jika hanya tanggal yang diperlukan)
Contoh:
select * from tamu where trunc(waktu_checkin) = ’30-12-2005′ ;
Perlu diketahui sebelumnya bahwa penggunaan/ penulisan sintaks SQL itu tidak bersifat case sensitive, dimana SELECT itu sama dengan select dalam pengertiannya.
Yah itu lah beberapa keguanaan SELECT, SELECT-WHERE, dan fungsi yang menyertainya, namun perlu diingat bahwa dalam DML masih ada yang lainnya, yaitu INSERT, UPDATE dan DELETE. Apalagi jika kita juga hendak membicarakan DDL dan DCL, pasti akan lebih asyik dan banyak lagi yang perlu kita bahas.
Mungkin dalam tulisan berikutnya saja kita akan coba bahas kembali hal tersebut step-by-step, untuk saat ini sampai disini dulu, silahkan anda mencobanya (TRIAL AND ERROR) di rumah, OK!.
Untuk apakah kita mempelajarinya ???
Pertama SQL merupakan bahasa de-facto bagi RDMS, termasuk yang populer saat ini seperti Oracle, Access,MySQL, Postgresql, Interbase, Sybase dan sebagainya. Selain itu SQL bersifat Powerfull dan efisien untuk mengakses data, dan yang menjadi lebih penting bahasa yang satu ini sangat mudah untuk dapat dipelajari oleh orang non-IT sekalipun, hal ini wajar karena seperti yang dapat kita buktikan bahwa kedekatannya akan bahasa manusia merupakan kelebihan yang dimiliki oleh SQL.
SQL adalah bahasa yang digunakan untuk membuat, memodifikasi, bahkan sampai menghapus data. SQL awalnya dikembangkan oleh E.F.Codd, dengan nama Structured English Query Langguage (SEQL,baca sequel). Walaupun penelitian tersebut dilakukan oleh orang IBM tidak serta merta mereka mengimplementasikannya. SQL mempunyai standard: ANSI SQL dan bagi setiap RDMS memiliki “dialek” dan extension tersendiri.
SQL merupakan sekumpulan bahasa yang masing-masing didisain untuk keperluan tertentu. Jenisnya antara lain:
Data Definition Langguage (DDL), ia digunakan untuk membuat dan memodifikasi objek database. Pernyataan DDL terdiri atas CREATE, ALTER, DROP, RENAME, dan TRUNCATE.
Data Manipulation Langguage (DML), ia digunakan untuk mengubah data yang ada didalam database. Pernyataan DML meliputi INSERT, UPDATE, SELECT dan DELETE. Beberapa tambahan untuk DML yang banyak digunakan dalam mengendalikan transaksi data, yaitu COMMIT, ROLLBACK, dan SAVEPOINT.
Data Control Langguage (DCL), ia digunakan untuk memberikan hak dalam melakukan pekerjaan yang terkait dengan database dan hak untuk memanipulasi obyek database. Pernyataan yang termasuk dalam golongan antara lain GRANT dan REVOKE.
Untuk tahap awal ini sebaiknya kita membahas SELECT terlebih dahulu, karena yang satu ini merupakan suatu steatment yang sering digunakan. Agar steatment ini dapat kita gunakan maka terlebih dahulu kita membuat sebuah table (asumsi anda sudah memiliki database dan steatment bedialek ORA). Untuk pengolaan database dan table akan dibahas pada sesi selanjutnya secara spesifik lagi.
CREATE TABLE MAHASISWA (
NIM CHAR(9),
NAMA VARCHAR(25),
TMP_LAHIR VARCHAR(25),
TGL_LAHIR DATE,
TINGGI NUMBER(3),
CONSTRAINT PK_MAHASISWA PRIMARY KEY (NIM));
Lalu kita insert-kan beberapa data
INSERT INTO MAHASISWA VALUES (’000456678′, ‘ANDRI INDRAWAN’, ‘TANGERANG’, TO_DATE(’12-03-1985′,’DD-MM-YYYY’), 165);
Lakukan berulang-ulang hingga beberapa data yang kita inginkan berada pada tabel. Untuk mengecek apakah data tersebut sudah ada dalam tabel dan kita ingin memanipulasinya sedemikian rupa, simak pembahasan dibawah ini.
Select
Merupakan statement SQL yang paling banyak digunakan dalam RDMS dan merupakan ke kategori DML, adapun format umum dari statement ini yaitu SELECT [nama field] FROM [nama tabel] WHERE [kondisi], catatan:
Gunakan SELECT *, jika semua field ingin ditampilkan.
Jika semua record ingin ditampilkan hilangkan bagian WHERE
Contoh: SELECT * FROM MAHASISWA;
SELECT nama FROM mahasiswa; (hanya mengambil field nama saja)
SELECT nim,nama FROM mahasiswa; (hanya mengambil nim,nama mahasiswa)
Gabungan Field
Oracle: SELECT nim||nama FROM MAHASISWA;
MySQL: SELECT concat(nim,nama) FROM MAHASISWA;
Access: SELECT nim+nama FROM MAHASISWA;
Select Distinct & Order By
SELECT DISTINCT TINGGI FROM MAHASISWA; yaitu menampilkan tinggi yang unik / tidak ada duplikasi tinggi
SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY TINGGI; yaitu data permintaan diurutkan berdasarkan tinggi badan
SELECT * FROM MAHASISWA ORDER BY TINGGI ASC, NAMA DESC; yaitu diurutkan berdasarkan tinggi secara ascending (menaik), berikutnya NAMA secara descending (menurun)
WHERE
SELECT nim,nama FROM mahasiswa WHERE nim=’123′;yaitu (hanya mengambil nim,nama mahasiswa dengan kondisi nim-nya adalah ’123′)?
Operator seleksi yang dapat digunakan:
=, >, <, >=, <=, <>, LIKE, BETWEEN
Operator lojik yang dapat digunakan:
AND, OR, NOT
Contoh:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE TINGGI>=150 AND TINGGI <=160;
Contoh:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NOT((NIM = ’123′) OR (NIM = ’124′));
Untuk kondisi (where), penggunaan fungsi LIKE dalam upaya pengambilan suatu data yang mungkin serupa secara umum berformat
SELECT [nama field] FROM [nama tabel] WHERE [kondisi (nama_field LIKE parameter_isi_field)]
Adapun dalam dialek yang dapat kita ketahui diantaranya:
Oracle, MySQL:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ‘%NDR%’; dimana % artinya: nol, satu atau lebih karater
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ?ANDR_’; dimana _ artinya : tepat satu karakter
MS Access:
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE NAMA LIKE ?*NDR*’; dimana * artinya : nol, satu atau lebih karater
SELECT * FROM MAHASISWA? WHERE NAMA LIKE ?ANDR?’; dimana ? Artinya : tepat satu karater
Sedangkan untuk kondisi pengambilan data dengan parameter terukur pasti dapat kita gunakan fungsi IN dan BETWEEN
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE nim IN (’123′,’124′); yaitu tampilkan nim 123 dan nim 124
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE nim NOT IN (’123′,’124′); yaitu tampilkan selain nim 123, dan 124
SELECT * FROM MAHASISWA WHERE tinggi BETWEEN 150 AND 160; yaitu tampilkan mahasiswa dengan tinggi antara 150 dan 160
Dalam menggunakan SELECT dan WHERE, terdapat beberapa fungsi khusus yang dapat kita gunakan dalam pengambilan data termanipulasi. Adapun fungsi yang paling umum dan sering digunakan ialah fungsi string dan tanggal.
Fungsi String
UPPER?digunakan untuk mengubah isi field bertipe data char/ varchar jadi huruf besar.
select UPPER(NAMA) from MAHASISWA where UPPER(NAMA) = ‘ANDRI’;
Catatan untuk konstanta string, di dalam ORA penggunaan fungsi ini senantiasa harus menggunakan satu tanda petik ‘ ‘ sedangkan dalam MySQL dapat satu maupun dua tanda petik ” ” dan ”.
select UPPER(NAMA) from MAHASISWA where UPPER(NAMA) = “ANDRI”;
Selain fungsi UPPER masih terdapat fungsi yang lainnya, LOWER, LENGTH, SUBSTR, dan khusus untu ORA ada fungsi INITCAP yaitu fungsi untuk title case (huruf pertama kapital).
Contoh: substr(‘ANDRI INDRAWAN’,2,4) hasilnya adalah ‘NDRI’ (mulai dari karakter dua sebanyak tiga karakter)
Fungsi Tanggal
Secara default fungsi tanggal dalam ORA (TGL_LAHIR dalam type STRING) yaitu
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = ’30-01-1975′;
Sedangkan dalam dalam MySQL (TGL_LAHIR dalam type STRING) berformat
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = ’1975-01-30′;
Dalam ORA, konversi data bertipe data string (char/varchar) ke date (tanggal) menggunakan TO_DATE, begitupun sebaliknya untuk date ke string menggunakan TO_CHAR
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = TO_DATE(’1975-01-30′,’YY-MM-DD’);
select TO_CHAR(TGL_LAHIR,’DD-MM-YYYY HH24:MI:SS’) from MAHASISWA;
Dalam MySQL, konversi data string ke date menggunakan STR_TO_DATE
select * from MAHASISWA where TGL_LAHIR = STR_TO_DATE(’30-01-1975′,’%d-%m-%Y’);
Sendangakan untuk tipe data DATETIME dalam MySQL menggunakan DATE_FORMAT
select DATE_FORMAT(TGL_LAHIR, ‘%d-%m-%Y? %H:%m:%s’) from MAHASISWA;
Hasilnya akan berupa : 07-07-2005 19:20:12
Selain hal yang diatas, dibawah ini adalah beberapa point yang penting dalam fungsi tanggal di ORA dan MySQL:
Tanggal hari ini:
MySQL: CURDATE()
ORA: sysdate
Mengambil tanggal,bulan atau tahun:
contoh: EXTRACT (year from [namafield]);
ORA: ADD_MONTHS, LAST_DAY, MONTHS_BETWEEN, NEXT_DAY, ROUND, dst.
MySQL: DATE_ADD,DATE_SUB,EXTRACT, dst.
Khusus untuk ORA :
Oracle menyimpan tanggal dalam bentuk gabungan tanggal dan waktu (jam menit det) yaitu Tipe DATE
Tanggal menjadi bagian integer, waktu menjadi bagian pecahan.
Tanggal dapat digunakan dengan operator =, <, >,<=,>=.
Jika tanggal disimpan dalam bentuk tanggal dan waktu.
Contoh: 30-12-2005 15:20:20
Maka untuk menghasilkan nilai TRUE pada pencarian, harus juga menggunakan waktu atau menggunakan TRUNC (jika hanya tanggal yang diperlukan)
Contoh:
select * from tamu where trunc(waktu_checkin) = ’30-12-2005′ ;
Perlu diketahui sebelumnya bahwa penggunaan/ penulisan sintaks SQL itu tidak bersifat case sensitive, dimana SELECT itu sama dengan select dalam pengertiannya.
Yah itu lah beberapa keguanaan SELECT, SELECT-WHERE, dan fungsi yang menyertainya, namun perlu diingat bahwa dalam DML masih ada yang lainnya, yaitu INSERT, UPDATE dan DELETE. Apalagi jika kita juga hendak membicarakan DDL dan DCL, pasti akan lebih asyik dan banyak lagi yang perlu kita bahas.
Mungkin dalam tulisan berikutnya saja kita akan coba bahas kembali hal tersebut step-by-step, untuk saat ini sampai disini dulu, silahkan anda mencobanya (TRIAL AND ERROR) di rumah, OK!.
Pengantar SQL
Label:
Basis Data
STRUCTURE QUERY LANGUAGE
Structure Query Language (SQL) merupakan komponen bahasa relational database system. SQL merupakan
bahasa baku (ANSI/SQL), non procedural, dan berorientasi himpunan (set-oriented language). SQL dapat digunakan baik secara interaktif atau
ditempelkan (embedded) pada sebuah program aplikasi.
Mengisi 4 liter air kegelas 5 liter,
Label:
Contoh flowchart
Mulai
Isi gelas 3 liter
Tuang gelas 3 liter ke gelas 5 liter
Isi kembali gelas 3 liter
Algoritma dan pemrograman Dasar
Label:
Algoritma dan pemrograman
ALGORITMA PEMROGRAMAN DASAR
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi,
ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction)
sekitar tahun 825 M
Asal kata Algoritma berasal dari nama Abu Ja’far Mohammed Ibn Musa al-Khowarizmi,
ilmuan Persia yang menulis kitab al jabr w’al-muqabala (rules of restoration and reduction)
sekitar tahun 825 M
Tugas Persentasi IMK tentang Teknik Evaluasi
Label:
IMK
A. Tujuan Evaluasi
1)
Seberapa Jauh Sistem Berfungsi
2)
Efek Suatu Interface Bagi User
3)
Efek Suatu Interface Bagi User
Langganan:
Postingan (Atom)
Jumlah View Saat Ini
Popular Posts
-
Mulai Isi gelas 3 liter Tuang gelas 3 liter ke gelas 5 liter Isi kembali gelas 3 liter
-
Konversi bilangan biasanya menjadi pengetahuan dasar yang sering atau mungkin wajib diberikan kepada mahasiswa pada mata kuliah pengenalan ...
-
Cara Memasang Widget Animasi Di Blog 1.Copy script yang ingin anda munculkan animasinya 2.Login ke Blog 3.Pilih Rancangan
-
PERINTAH DASAR SISTEM OPERASI LINUX